Keuntungan Menggunakan Toilet Portable di Lokasi Proyek Bangunan

Di areal konstruksi atau lokasi proyek bangunan, penggunaan toilet portable atau toilet yang bisa dipindahkan, merupakan pilihan yang tepat. Terkadang lokasi proyek bangunan berada di kawasan yang jauh dari toilet umum. Keberadaan toilet atau restroom juga sering diabaikan karena perusahaan lebih berfokus pada pembangunan akses kendaraan seperti truk, menyiapkan bahan bangunan dan fasilitas keamanan karyawan. Namun, dengan adanya toilet mobile, kini permasalahan tersebut bisa diatasi. Penggunaan WC portable dianggap solusi praktis bagi perusahaan daripada membangun toilet permanen.

Keuntungan Memakai WC Portable di Lokasi-lokasi Proyek Bangunan

  • Meningkatkan produktivitas

Percaya atau tidak, menempatkan toilet mobile di areal proyek ternyata bisa memengaruhi produktivitas pekerja. Di lokasi kerja yang tidak menyediakan toilet umum maupun WC portable, pekerja akan kesulitan ketika hendak buang air atau sekadar membersihkan diri. Belum lagi kalau lokasi toilet jauh dari lokasi proyek, perjalanan ke lokasi toilet tentu akan menyita waktu kerja.

Banyaknya pekerja yang meminta izin untuk meninggalkan lokasi kerja hanya untuk mencari toilet justru akan menghambat jalannya pengerjaan proyek. Ketika perusahaan menyewa toilet portable untuk area site proyek, pekerja bisa pergi ke toilet dengan mudah. Mereka tak harus menghabiskan waktu hanya untuk mencari toilet umum. Dengan demikian, absennya pekerja dikarenakan ingin buang hajat ke areal di luar proyek bisa dikurangi. Perusahaan juga bisa memanfaatkan waktu dan biaya pembangunan dengan lebih efisien karena pekerja jarang absen.

  • Menghemat pengeluaran perusahaan

Penggunaan toilet mobile mampu mengurangi penyebaran penyakit serta menghemat penggunaan air di lokasi pembangunan. Toilet mobile ternyata membutuhkan konsumsi air yang lebih sedikit daripada toilet permanen. Proyek pembangunan yang dijalankan oleh 10 orang dalam jangka waktu 40 jam seminggu bisa menghasilkan 30 galon limbah. Untuk membersihkan limbah sebanyak itu, toilet konvensional membutuhkan air sebanyak 2.500 galon. Sedangkan toilet mobile hanya membutuhkan sekitar 30 galon air untuk mengatasi hal tersebut.

Demikian pula jika perusahaan tidak menyediakan toilet di kawasan pembangunan, bisa-bisa pekerja membuang limbah sembarangan. Hal ini bisa berakibat perusahaan terkena denda karena dianggap mencemari lingkungan. Jadi, penggunaan toilet portable tak hanya berdampak positif terhadap kesehatan lingkungan, tapi juga bisa menghemat pengeluaran perusahaan.

Read More